Menjadikan Olahraga Sebagai Bagian Dari Gaya Hidup

oleh Dewa Ayu Puteri Handayani (email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.)

 

Berolahraga memberikan banyak sekali manfaat positif bagi tubuh manusia, terutama untuk menjaga kesehatan dan bentuk tubuh yang ideal. Tapi, manfaat olahraga tidak cuma itu lho.. Olahraga pun memberikan manfaat untuk psikologis kita, misalnya meningkatkan kepercayaan diri, motivasi, self-esteem, dan lain-lain.

Banyak orang sudah mengetahui manfaat positif dari berolahraga, namun kenyataannya masih belum banyak orang yang melaksanakannya. Selalu saja ada alasan untuk tidak berolahraga. Alasan yang paling sering muncul adalah tidak ada waktu untuk berolahraga. Well, percayalah bahwa waktu itu ada karena diluangkan. Kamu bisa pergi belanja ke Mal atau nonton film di bioskop di tengah kesibukan kantor atau kuliah itu karena kamu meluangkan waktu untuk aktivitas tersebut. Sesibuk apapun kamu, kamu masih punya waktu untuk melakukan hal-hal yang kamu suka.

Jika kamu memandang olahraga sama penting dan menyenangkannya dengan hal-hal diatas, maka pastinya kamu akan meluangkan waktu untuk berolahraga. Lantas bagaimana membuat olahraga menjadi hal yang menyenangkan untuk dilakukan? Ada pepatah yang mengatakan tidak kenal maka tidak sayang. Ini juga berlaku pada olahraga. Jika kamu tidak berusaha untuk ‘mengenal’ olahraga dengan mempelajari dan melakukannya, maka bagaimana bisa kamu suka dengan olahraga?

Jadikanlah olahraga sebagai gaya hidupmu. Banyak orang berasumsi bahwa mereka yang berolahraga adalah mereka yang memang hobi berolahraga, sehingga mudah saja bagi mereka untuk melakukannya. Namun kenyataannya, tidak semua orang memiliki hobi berolahraga. Seperti halnya menggosok gigi, mandi, sarapan, makan siang, makan malam, dll, olahraga pun harus dibiasakan. Dengan menjadikannya rutinitas atau gaya hidup, otakmu akan secara otomatis memberikan perintah untuk berolahraga, kemudian lama-lama kamu akan menyukainya. Kamu suka karena terbiasa.  

Memang berbicara lebih mudah daripada melaksanakan. Bagi kamu yang memiliki beribu alasan untuk tidak berolahraga, berikut beberapa tips untuk mulai membiasakan diri berolahraga:

Lakukan saat ini juga

Masalah yang sering dialami oleh sebagian besar dari kita adalah seringkali kita menunda-nunda apa yang bisa kita lakukan sekarang. Ini disebut dengan istilah procrastination. Jika sesuatu itu bisa dilakukan nanti, mengapa harus sekarang? Hhhhmm..nampaknya pola pikir itu harus diubah mulai saat ini. Seringkali kita menunda sesuatu hingga hari esok namun pada kenyataannya keesokan harinya pun hal itu tidak dilakukan. Kenapa? Karena pola pikir yang sama selalu muncul atau ada suatu hal diluar kontrol kita yang menghalanginya, misalnya ada jadwal ujian, kuliah, atau meeting dengan rekan kerja. 

Banyak hal di dunia ini yang tidak bisa diprediksi dan diluar dari kontrol manusia. Ketika kamu punya kesempatan untuk melakukannya sekarang, lakukanlah, karena mungkin saja tidak ada nanti, besok, atau bulan depan.  

Tentukan jenis olahraga yang kamu suka

Guru olahraga di sekolah mengajarkan kita banyak sekali jenis olahraga. Tapi sayangnya banyak yang merasa bahwa tidak ada satu pun jenis olahraga tersebut yang dikuasai, paling tidak yang kamu rasa bisa. Tapi jangan khawatir. Berolahraga bukan masalah keahlian, tapi kemauan. Prinsipnya adalah kamu bergerak, bukan berpikir bagaimana caranya menendang bola dengan baik atau melakukan lay up dengan sempurna.

Percayalah bahwa tidak semua orang bisa melakukan semuanya. Mungkin kamu memang tidak memiliki keahlian dalam bidang olahraga, namun jangan jadikan itu penghalang untuk tidak berusaha. Jogging, sit-up, push-up, dan sejenisnya adalah olahraga yang tidak membutuhkan keahlian, namun latihan. Kamu bisa memulainya dari jenis olahraga yang seperti itu.

Jangan terlalu memaksakan diri di awal

Saat kamu merasa sudah memiliki kemauan dan minat yang cukup untuk berolahraga, jangan biarkan ambisimu menguasai kemampuanmu sendiri. Setiap orang memiliki kapasitas tubuh yang berbeda-beda.  Jika Ade Rai bisa angkat beban 100 kilo, bukan berarti kamu harus juga bisa seperti itu. Di awal, pasanglah target yang sesuai kemampuanmu dan bila perlu carilah role model yang kemampuannya kurang lebih juga sama denganmu, teman misalnya (tentunya bukan Ade Rai). Jangan paksakan dirimu jika kamu memang merasa tidak mampu. Memasang target terlalu tinggi di awal akan membahayakan dirimu sendiri, bukan hanya secara fisik, tapi juga motivasi. Secara fisik mungkin kamu akan kelelahan. Secara motivasi, kemungkinan besar kamu akan menjadi tidak termotivasi dan tidak melanjutkan berolahraga karena merasa tidak mampu.   

Lakukanlah yang lebih dari apa yang kamu pikir bisa kamu lakukan

Berbicara soal kapasitas diri, ada kalanya kamu kurang tepat menilai kemampuanmu atau ternyata kemampuanmu meningkat namun kamu tidak menyadarinya. Oleh sebab itu, jangan pernah batasi dirimu untuk berbuat lebih dan lebih lagi dari apa yang telah berhasil kamu lakukan. Jangan mudah puas diri jika kamu sudah mampu melakukan apa yang kamu inginkan/targetkan. Percayalah bahwa kemampuanmu selalu lebih dari apa yang kamu pikirkan atau bayangkan. Dalam hal ini, kamu tidak berkompetisi dengan orang lain, melainkan dengan dirimu sendiri. Namun, tentu saja hal ini tidak berlaku bagi para pemula, hanya berlaku pada orang-orang yang sudah mulai terbiasa dengan berolahraga.  

Konsisten

Konsistensi adalah hal yang sangat penting dalam pembentukan perilaku atau kebiasaan. Biasakanlah olahraga secara rutin dengan membuat jadwal sendiri, entah itu seminggu sekali, seminggu 2x, dll. Konsistenlah dengan jadwal tersebut. Konsistensi akan membawa hasil yang baik dalam segala hal yang kamu lakukan. Saat kamu konsisten, maka sesuatu itu akan terasa lebih mudah dan kamu tidak perlu lagi bertanya pada diri sendiri “Baiknya aku jogging tidak ya?”. Semua akan menjadi otomatis dan dilakukan tanpa beban.

Akan ada satu titik dimana kamu akan bosan dengan rutinitas tersebut. Lalu bagaimana? Bolos sekali-sekali tidak masalah, jangan terlalu keras pada dirimu sendiri. Namun jika kamu bolos dari jadwal olahragamu, kembalilah secepat mungkin. Lakukan saat ini juga, jangan menunggu sampai minggu depan atau bulan depan.

Di balik sebuah hasil yang baik, pasti ada segudang pengorbanan. Membiasakan diri berolahraga memang bukan hal yang mudah. Tips diatas mungkin tidak semata-mata akan membuatmu ingin berolahraga, namun tips tersebut cukup bisa membantu kamu yang sudah memiliki niat tinggi tapi belum memulai. Mantapkanlah niatmu terlebih dahulu sebelum memulai. Rugi waktu dan tenaga untuk olahraga tidak sebanding dengan kesehatan, kebugaran, dan bentuk tubuh idaman yang kamu akan dapatkan jika kamu melakukannya secara rutin.

Share this post

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn